Bicara soal musik, Gen Z pastinya punya selera yang beda banget dibandingkan generasi sebelumnya. Mereka nggak cuma dengerin musik dari satu genre aja, tapi bisa sangat fleksibel, dari yang chill banget sampai yang bikin kalian goyang tanpa henti. Musik yang digemari oleh Gen Z emang nggak terikat sama aturan, dan lebih condong ke platform yang lebih fleksibel, yang bikin mereka lebih mudah eksplorasi. Jadi, yuk kita bahas lebih dalam tentang musik yang digemari oleh Gen Z, apa sih yang bikin musik ini jadi pilihan utama mereka? Kunjungi juga situs swissmusicdays.
1. Platform Musik yang Nggak Ada Habisnya
Sebelum masuk ke genre musik yang lagi ngehits, kita harus ngomongin dulu soal platform yang jadi tempat Gen Z dengerin musik. Siapa sih yang nggak kenal Spotify, YouTube, atau Apple Music? Platform ini jadi tempat utama buat para Gen Z buat dengerin lagu-lagu kesukaan mereka, mulai dari yang lagi viral di TikTok, sampai yang udah jadi lagu legenda.
TikTok sendiri punya pengaruh besar dalam membentuk selera musik Gen Z. Misalnya, banyak lagu yang viral karena jadi challenge atau digunakan dalam video-video kreatif mereka. Tak jarang, lagu yang sebelumnya nggak terlalu terkenal bisa langsung melejit hanya dengan beberapa detik di TikTok. Platform ini memang ngasih banyak kemudahan buat para penggunanya buat nyari musik baru, dengerin playlist, atau bahkan share lagu favorit mereka ke teman-teman.
Spotify juga nggak kalah penting. Fitur-fitur kayak “Discover Weekly” atau “Release Radar” jadi tempat untuk Gen Z menemukan lagu-lagu baru. Belum lagi fitur playlist yang terpersonalisasi dengan selera musik masing-masing. Gen Z bisa banget memilih lagu sesuai mood mereka. Kalau lagi sedih, ada playlist khusus yang bisa bikin mereka ngerasa dimengerti. Kalau lagi semangat, ada playlist yang bikin kalian pengen joget sepanjang hari.
2. Genre Musik yang Ngehits di Kalangan Gen Z
Gen Z dikenal dengan selera musik yang sangat variatif. Mereka nggak terikat sama satu genre aja, tapi lebih terbuka buat segala jenis musik, asalkan punya vibe yang cocok sama mereka. Nah, berikut ini beberapa genre musik yang sering didengerin oleh Gen Z:
a. Pop: Musik yang Selalu Bikin Hati Senang
Pop masih jadi genre yang digemari banyak orang, nggak terkecuali Gen Z. Tapi, genre pop sekarang ini udah lebih berkembang, nggak cuma sekadar musik ringan, melainkan juga penuh dengan eksperimen sound dan style. Artis-artis kayak Billie Eilish, Olivia Rodrigo, atau Harry Styles, sukses menarik perhatian Gen Z dengan lagu-lagu mereka yang catchy dan relatable banget.
Billie Eilish, misalnya, dengan suara unik dan lirik yang kadang gelap dan misterius, berhasil menciptakan musik yang nggak cuma enak didengerin tapi juga mengundang banyak pemikiran. Lagu-lagu seperti “bad guy” atau “everything i wanted” jadi soundtrack yang sering diputar oleh Gen Z karena liriknya yang deep dan vibe-nya yang beda dari pop mainstream.
Olivia Rodrigo juga jadi salah satu nama besar yang muncul dari generasi ini. Lagu-lagu seperti “drivers license” dan “good 4 u” bukan cuma masuk ke playlist Gen Z, tapi juga bikin mereka merasa relate banget sama perasaan yang dituangkan dalam lirik lagu. Musik pop sekarang nggak cuma soal melodi yang catchy, tapi juga soal perasaan dan storytelling yang kuat.
b. Hip-hop/Rap: Musik yang Ngasih Vibes Keren dan Berani
Hip-hop dan rap selalu punya tempat spesial di hati Gen Z. Genre ini nggak cuma soal beat yang kuat dan lirik yang cepet banget, tapi juga jadi alat untuk menyuarakan pemikiran dan perasaan. Artis-artis seperti Travis Scott, Kendrick Lamar, atau Juice WRLD nggak cuma dikenal karena musiknya, tapi juga karena cara mereka nyampein pesan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Travis Scott, misalnya, dengan “SICKO MODE” dan album “Astroworld”-nya, bikin Gen Z merasa terhubung dengan vibe enerjik dan futuristik yang ditawarin. Sementara Kendrick Lamar dengan album “DAMN.” berhasil jadi suara bagi mereka yang ingin dengerin musik yang penuh makna dan kritik sosial.
Juice WRLD juga jadi salah satu musisi yang meninggalkan pengaruh besar di kalangan Gen Z. Musiknya yang menggabungkan rap dan melodi, ditambah dengan lirik yang jujur tentang kesulitan hidup, mental health, dan kehilangan, bikin banyak orang merasa terhubung. Lagu-lagu seperti “Lucid Dreams” dan “All Girls Are the Same” nggak hanya hits, tapi juga jadi lagu yang sering didengerin saat mereka butuh untuk ngerasain sesuatu.
c. EDM dan Future Bass: Buat Party Tiap Waktu
Untuk yang suka sama musik yang bikin semangat, EDM dan future bass jadi pilihan yang nggak boleh dilewatin. Gen Z emang dikenal suka banget dengan musik yang upbeat dan energik, dan genre ini pas banget buat mereka yang nggak bisa lepas dari pesta atau pengen ngerasain adrenalin lewat musik.
DJ terkenal seperti Marshmello, Martin Garrix, atau Zedd punya banyak penggemar dari kalangan Gen Z. Lagu-lagu mereka yang punya drop mantap dan melodi catchy jadi soundtrack dari banyak video TikTok atau bahkan video vlogs di YouTube. Musik EDM nggak cuma bikin kalian goyang, tapi juga bisa ngasih pengalaman yang ngebangkitin semangat dan ngerasain sensasi dari tiap beat yang diputer.
d. Alternative/Indie: Untuk yang Cari Sesuatu yang Berbeda
Buat Gen Z yang suka musik yang lebih chill dan punya karakter unik, genre alternative dan indie adalah pilihan yang tepat. Mereka bisa dengerin band atau musisi yang nggak terlalu mainstream, tapi tetap punya kualitas musik yang keren dan lirik yang unik.
Band-bandan indie seperti Tame Impala, Arctic Monkeys, atau Glass Animals sering banget masuk ke playlist Gen Z yang suka dengan sound yang lebih eksperimental dan vibe yang berbeda. Lirik-lirik mereka sering kali mengandung tema yang lebih filosofis atau reflektif, bikin Gen Z yang suka berpikir bisa merasa terhubung dengan musik mereka.
Tame Impala, dengan album seperti “Currents,” sukses membawa genre indie ke arah yang lebih pop, tapi tetap dengan sentuhan yang eksperimental dan penuh warna. Sementara Arctic Monkeys, dengan gaya musik rock mereka yang khas, tetap punya banyak penggemar di kalangan Gen Z yang pengen ngerasain musik yang lebih tajam dan energik.
3. Fenomena TikTok dan Musik yang Viral
Gen Z nggak bisa lepas dari TikTok, dan fenomena ini turut memengaruhi dunia musik. Lagu yang viral di TikTok bisa langsung jadi hits di berbagai platform musik lainnya. Bahkan, ada banyak artis yang namanya meledak berkat viralitas mereka di TikTok. Gen Z pun jadi terbiasa dengerin lagu-lagu yang cuma ada di TikTok dulu, baru kemudian merambah ke radio atau streaming services.
TikTok bukan cuma sekadar tempat buat goyang, tapi juga jadi tempat untuk menemukan musik yang lagi tren. Banyak lagu yang awalnya nggak dikenal tiba-tiba jadi hits berkat challenge atau sound yang dipake di video TikTok. Lagu-lagu seperti “Say So” dari Doja Cat atau “Savage Love” dari Jawsh 685 & Jason Derulo jadi contoh nyata betapa besar pengaruh TikTok terhadap musik yang digemari oleh Gen Z.
4. Musik dan Identitas Gen Z
Musik bukan cuma soal hiburan buat Gen Z, tapi juga jadi cara mereka mengekspresikan diri. Setiap lagu yang mereka pilih punya arti tersendiri, mencerminkan kepribadian atau apa yang lagi mereka rasain. Gen Z sering kali nyari musik yang bisa bikin mereka merasa dimengerti, yang bisa nge-boost mood mereka, atau yang bisa nyemangatin mereka buat terus berjuang.
Buat Gen Z, musik adalah bagian dari identitas mereka. Mereka bisa dengerin musik yang bisa menggambarkan siapa mereka atau bahkan musik yang bisa mewakili perasaan mereka yang nggak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Lewat musik, mereka nggak hanya dengerin melodi, tapi juga dapetin kekuatan dan semangat baru buat menghadapi hari-hari yang penuh tantangan.
5. Kesimpulan
Jadi, musik yang digemari oleh Gen Z itu sangat beragam dan nggak ada batasan genre. Dari pop yang catchy dan relatable, hip-hop yang berani, EDM yang enerjik, sampai indie yang unik, semuanya punya tempat di hati Gen Z. Musik sekarang nggak cuma soal hiburan, tapi juga cara mereka mengekspresikan diri dan nyari koneksi dengan orang lain. Dengan adanya platform musik digital dan TikTok, musik semakin mudah diakses, dan nggak heran kalau Gen Z punya playlist yang selalu up-to-date dengan lagu-lagu terkini.
