Makanan laut atau seafood menjadi salah satu jenis kuliner yang digemari oleh masyarakat dunia. Rasanya yang khas, kaya akan protein, dan variasi pengolahannya yang beragam membuat makanan laut selalu menarik untuk dinikmati. Setiap negara memiliki cara tersendiri dalam mengolah hasil laut menjadi sajian lezat yang menggoda selera. Artikel dari situs menuasia.id ini akan mengajak Anda menjelajahi berbagai olahan makanan laut favorit dari berbagai belahan dunia, sekaligus mengenal kekayaan budaya kuliner yang menyertainya.
1. Sushi dan Sashimi – Jepang
Tak lengkap rasanya membicarakan makanan laut tanpa menyebut Jepang. Negara matahari terbit ini terkenal dengan hidangan laut mentah yang disajikan dengan elegan: sushi dan sashimi.
- Sushi adalah kombinasi nasi berbumbu cuka dan potongan ikan segar atau makanan laut lainnya, seperti udang, cumi, atau telur ikan.
- Sashimi, di sisi lain, adalah potongan daging ikan segar (biasanya tuna atau salmon) yang disajikan tanpa nasi.
Kedua hidangan ini menekankan pada kesegaran bahan dan keahlian penyajian. Tak heran jika sushi dan sashimi menjadi simbol kuliner Jepang yang mendunia.
2. Paella de Mariscos – Spanyol
Dari negeri matador, Spanyol, hadir hidangan khas yang dikenal dengan nama Paella de Mariscos, yaitu versi paella (nasi khas Spanyol) yang menggunakan berbagai macam makanan laut seperti kerang, udang, cumi, dan lobster.
Beras dimasak dalam wajan besar bersama kaldu seafood, saffron, tomat, paprika, dan rempah-rempah khas Spanyol. Rasanya gurih, aromatik, dan sangat kaya. Hidangan ini sangat populer di wilayah pesisir Spanyol, khususnya Valencia, dan sering disajikan saat acara keluarga atau perayaan.
3. Fish and Chips – Inggris
Fish and chips adalah makanan klasik dari Inggris yang terdiri dari ikan goreng tepung (biasanya cod atau haddock) yang disajikan dengan kentang goreng tebal. Meskipun terlihat sederhana, kombinasi kerenyahan ikan dan kentang yang lembut membuat hidangan ini menjadi favorit banyak orang.
Biasanya disajikan dengan cuka malt, saus tartar, dan kacang polong tumbuk, fish and chips sudah menjadi bagian dari identitas kuliner Britania sejak abad ke-19.
4. Tom Yum Goong – Thailand
Tom Yum Goong adalah sup udang pedas dan asam yang berasal dari Thailand. Hidangan ini dibuat dari kaldu udang, serai, daun jeruk purut, lengkuas, cabai, dan perasan jeruk nipis. Udang segar ditambahkan sebagai bahan utama, memberikan rasa manis alami yang berpadu dengan pedas dan asam dari kuahnya.
Tom Yum Goong tidak hanya populer di Thailand, tapi juga telah dikenal secara internasional sebagai salah satu sup terenak di dunia.
5. Cioppino – Amerika Serikat (San Francisco)
Di San Francisco, AS, terdapat sup seafood yang sangat terkenal bernama Cioppino. Hidangan ini merupakan hasil kreasi para imigran Italia yang menetap di pesisir barat AS.
Cioppino biasanya berisi campuran kepiting, kerang, udang, cumi, dan ikan putih, yang dimasak dalam saus tomat yang kaya akan bawang putih, anggur putih, dan rempah-rempah. Hidangan ini biasanya disajikan panas dengan roti renyah untuk menyerap kuahnya yang gurih.
6. Ceviche – Peru
Ceviche adalah hidangan khas Peru yang menggunakan ikan atau makanan laut mentah yang “dimasak” menggunakan asam dari air perasan jeruk nipis atau lemon. Ditambah dengan irisan bawang merah, cabai, ketumbar, dan garam, ceviche menghasilkan rasa segar, pedas, dan tajam.
Ceviche sangat populer di Amerika Selatan dan telah menyebar ke berbagai negara, sering kali disajikan sebagai hidangan pembuka yang menyegarkan.
7. Chili Crab – Singapura
Chili Crab adalah hidangan kepiting bercita rasa pedas manis yang menjadi ikon kuliner Singapura. Kepiting dimasak dalam saus tomat dan cabai yang kental, lalu disajikan bersama mantou (roti goreng) untuk menyerap sausnya.
Rasa pedas, manis, gurih, dan sedikit asam dari saus membuat chili crab menjadi favorit baik oleh penduduk lokal maupun turis internasional. Hidangan ini mencerminkan perpaduan budaya kuliner Melayu, Tionghoa, dan India yang ada di Singapura.
8. Laksa – Malaysia
Laksa adalah sup mie pedas yang populer di Malaysia dan Singapura. Salah satu jenis laksa yang paling terkenal adalah Asam Laksa dari Penang dan Curry Laksa.
Laksa biasanya berisi mie beras, udang, kerang, ikan, atau cumi, yang disajikan dalam kuah santan pedas atau kuah asam berbasis ikan. Topping seperti tauge, irisan telur rebus, dan daun mint menambah kompleksitas rasa pada setiap suapan.
9. Bouillabaisse – Prancis
Bouillabaisse adalah sup seafood tradisional dari Marseille, Prancis. Hidangan ini menggabungkan berbagai jenis ikan, kerang, dan makanan laut lainnya dengan kuah berbasis tomat dan rempah-rempah seperti saffron, thyme, dan daun salam.
Bouillabaisse biasanya disajikan dengan roti dan rouille, saus berbasis mayones dan bawang putih. Meskipun awalnya dianggap makanan rakyat nelayan, kini bouillabaisse menjadi salah satu kuliner mewah di restoran-restoran Prancis.
10. Ikan Bakar – Indonesia
Indonesia juga memiliki banyak olahan makanan laut yang menggugah selera, salah satunya adalah ikan bakar. Ikan segar seperti kakap, baronang, atau cakalang dibumbui dengan campuran bawang, cabai, kunyit, dan kecap, lalu dibakar di atas arang hingga matang sempurna.
Ikan bakar biasanya disajikan dengan nasi, sambal, dan lalapan, dan menjadi menu andalan di daerah pesisir seperti Bali, Sulawesi, dan Papua. Rasanya yang gurih dan smoky membuat ikan bakar selalu menjadi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara.
Mengapa Makanan Laut Digemari?
Ada beberapa alasan mengapa makanan laut sangat digemari di seluruh dunia:
- Rasa yang Lezat dan Beragam
Makanan laut memiliki cita rasa yang alami dan bisa dipadukan dengan berbagai jenis bumbu, dari yang ringan seperti lemon hingga bumbu rempah yang kuat. - Kaya Gizi
Ikan dan seafood mengandung banyak protein, asam lemak omega-3, vitamin D, dan mineral penting lainnya. - Fleksibel dalam Pengolahan
Makanan laut bisa digoreng, dikukus, dibakar, dipanggang, atau disajikan mentah, tergantung selera dan budaya setempat. - Ikonik secara Budaya
Banyak negara menjadikan hidangan laut sebagai representasi kuliner nasional mereka, seperti sushi di Jepang atau paella di Spanyol.
Kesimpulan
Olahan makanan laut bukan hanya sekadar makanan—ia adalah bagian dari budaya dan identitas sebuah bangsa. Dari Asia hingga Eropa, dari rasa asam hingga pedas, dunia kuliner laut menawarkan pengalaman rasa yang luas dan menggugah. Setiap suapan membawa cerita dan tradisi yang menarik untuk dijelajahi.
Jadi, apakah kamu siap mencoba makanan laut dari berbagai negara? Mungkin kamu akan menemukan favorit baru yang belum pernah kamu cicipi sebelumnya.
